Mgr Soeharyo ditetapkan sebagai Kardinal

1,122 Dilihat

 

Berita bahagia datang dari Vatikan, pada tanggal 1 September 2019, Yang Mulia Sri Paus mengumumkan penetapan Kardinal Kardinal baru yang akan mengikuti Sidang Konklaf dalam pemilihan Paus sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik di dunia. Salah satu dari Kardinal yang ditetapkan adalah datang dari tanah air Indonesia, yaitu Mgr Ignatius Soeharyo.,Pr. Beliau saat ini menjabat sebagai Uskup Agung Jakarta ditetapkan oleh Yang Mulia Sri Paus sebagai Kardinal mewakili Indonesia, tentunya membawa harapan baru bagi Indonesia dan dunia, karena menjadi sebuah kesempatan mewartakan kabar sukacita dan perdamaian ke seluruh muka bumi dengan nafas keKatolikan dan keIndonesiaannya beliau sebagai anak bangsa.

 

vaticannews.va ” Archbishop Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo – Archbishop of Jakarta – is originally from Java, born in Sedayn in 1950 and ordained a priest in 1976. He obtained a degree in Biblical Theology from the Pontifical Urbaniana University in 1981 and was a professor of Sacred Scripture and Rector of the Pontifical Faculty of Theology “Wedabakti” of Yogyakarta. He was nominated Archbishop of Semarang in 1997 and was transferred to Jakarta as Coadjutor in 2009, becoming Archbishop on 2010. Since 2006 he has also been the Military Ordinary for Indonesia. He is the first member of the diocesan clergy to be named Archbishop of Jakarta. He is a current member of the Congregation for the Evangelization of Peoples and is the President of the Episcopal Conference of Indonesia.”

 

 

Patut kita syukuri sebuah berkat yang luar biasa ini, setelah sekian lama Indonesia tidak lagi memiliki Kardinal setelah Rama Kardinal Justinus Darmoyuwono. 

Semoga kehadiran Rm Ignatius Soeharyo,Pr di kancah dunia, membawa semangat Pancasila dalam mewujudkan perdamaian dunia yang dicita citakan seluruh umat manusia.

 

Proficiat Rm Ignatius Soeharyo, Pr

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.